Apa Saja Fitur Aplikasi Inshot Itu?

Sejak mengembangnya tehnologi pada smartphone dan bertambahnya keperluan untuk komunikasi lewat video atau foto di sosial media, koreksi video dan foto jadi sisi aktivitas yang tidak dipisahkan. Aktivitas ini jadi tidak asing untuk kita yang pemula di dunia grafis karena telah dipermudahkan dengan beberapa aplikasi editor video dan foto yang pemakai friendly, satu diantaranya ialah InShot. Apa saja fitur aplikasi inshot ini?

Aplikasi inshot ini lumayan gampang dipakai untuk koreksi video dan foto kelas pemula tetapi rasa pro dan bisa didownload gratis tetapi sebagai ganti ruginya ada iklan dan tidak seluruhnya feature dapat dipakai. Mamah dapat beli atau abonemen aplikasi InShot Pro di-App Toko atau Google Play. Versus pro akan memberi akses penuh ke mamah (pemakai) untuk memakai sejumlah fitur berbayar dan bebas dari watermarks dan iklan.

InShot mempunyai sejumlah fitur lumayan komplet untuk lakukan koreksi video dan foto seperti crop, rotate, filter, efek, penataan formasi warna, tambahan suara pada video, penataan kecepatan pada video, dan lain-lain. Tetapi, ada banyak hal yang memikat pada aplikasi ini yang menjadi nilai lebih yakni

1. Background pada kanvas

Selainnya ukuran kanvas bisa diganti ikuti template yang ada atau seperti keinginan (custom), background kanvas bisa juga ditukar dengan warna kompak/gradien, skema, atau gambar dari galeri photo. Bahkan juga background photo dapat diberi sentuhan dampak kabur (blur).

Gambar berikut ini sebagai contoh pemakaian background yang diberi dampak kabur. Background tidak harus memakai gambar yang serupa dengan gambar khusus. Mamah dapat memakai gambar apa saja yang telah disimpan digaleri photo.

 

2. Stiker

Koreksi video dan foto dengan InShot bisa juga menambah stiker. Bukan hanya stiker gambar, stiker animasi (.gif) bisa juga dipertambah pada video yang diedit. Kemungkinan feature ini seringkali mamah pakai pada aplikasi sosial media Instagram Story, di mana pemakai benar-benar dipermudahkan untuk memberi beragam jenis stiker. Opsi stiker yang ada di aplikasi ini tidak kalah banyak tetapi mayoritas berbayar meskipun ada yang dapat diperoleh dengan melihat iklan. Bila andaikan mamah mempunyai stiker sendiri atau gambar yang tidak ada pada aplikasi, mamah dapat menguploadnya (saksikan gambar di bawah).

Feature stiker ini bisa dipakai mamah untuk membikin twibbon (istilah yang dipakai untuk memvisualisasikan posting dengan frame) dengan mengupload template frame (.png) sebagai stiker.

 

3. Draf pada koreksi Video

Sama dengan saat menulis artikel pada website di mana ada saatnya artikel tidak dapat dituntaskan dan diletakkan sebagai draf atau ide, koreksi video juga pun demikian. Feature draf ini benar-benar berguna karena selainnya tak perlu menuntaskan koreksi video pada sebuah waktu, pemakai dapat mengubah video lainnya atau menukar model jadi editor photo atau tutup aplikasi.

 

4. Multi ubah pada koreksi photo

Berlainan dengan video, pada model koreksi photo tidak ada feature draf tetapi feature multi ubah. Sedikit serupa perannya dengan draf, di mana pemakai dapat lakukan koreksi beberapa photo sekalian disatu waktu tetapi, tidak dapat menukar ke model koreksi video atau tutup aplikasi.

 

5. Picture-in-Picture (PiP)

 

Akrab kan dengan aplikasi tv Dunia Dalam Informasi di TVRI di mana pada pojok kanan bawah ada video orang dengan bahasa sandi untuk tuna rungu? Nach, itu yang diartikan Picture-in-Picture (PiP). Bukan hanya Dunia Dalam Informasi di TVRI, tentu saja ada banyak kembali contoh sama aplikasi PiP. Feature ini ada pada aplikasi InShot, di mana mamah dapat menambahkan satu ataupun lebih video pada sebuah frame dengan video khusus yang di ubah.

Begitu sedikit pembahasan berkenaan aplikasi video dan foto editor, InShot. Tentu saja ada banyak kembali hal menarik dari aplikasi ini. Untuk mamah yang belum pernah memakai InShot, tidak ada kelirunya coba aplikasi ini sebagai perbedaan dengan aplikasi editor yang umum mamah pakai. Janganlah lupa bagi pengalaman mamah dikolom komentar ya!